TIPS KESEHATAN
Begini Cara Menjaga Kebersihan Organ Kewanitaan Anda

Minggu, 16/7/2017
Foto ilustrasi: ada banyak cara menjaga kebersihan organ kewanitaan. (gogreen.com)
Ilustrasi menjaga kebersihan organ kewanitaan. (gogreen.com)

Tips kesehatan kali ini membahas cara menjaga kebersihan organ intim wanita.

Semarangpos.com, SOLO — Bagi perempuan menjaga kebersihan  organ kewanitaan menjadi sebuah keharusan. Hal ini untuk menghindari bakteri atau jamur di area intim wanita.

Bakteri dan virus di area organ kewanitaan bisa memicu berbagai masalah kesehatan misalnya keputihan, infeksi saluran kemih, hingga kanker serviks.

“Perempuan harus menjaga kebersihan vaginanya hal ini untuk menghindari adanya infeksi entah yang kecil atau besar akibat jamur atau bakteri. Vagina memang diciptakan luar biasa memiliki bakteri baik yaitu flora baik namun bila tidak diperhatikan kebersihan vaginya tetap saja bakteri baik akan kalah,” ujar perawat Spesialis Kewanitaan di Rumah Sakit Breach Candy Mumbai  Philomena Aranha, seperti dikutip Healthmeup, belum lama ini.

Aranha berbagi tips untuk menjaga kebersihan vagina, yaitu:

1. Jangan terlalu sering membilas

Ketika merasa vagina terlalu kotor, jangan terlalu sering mencuci terlalu sering. Keputihan yang keluar merupakan cara organ itim Anda membersihkan kotoran yang ada. Terlalu sering mencuci dapat menyebabkan iritasi dan infeksi lebih lanjut.

2. Bersihkan dari depan ke belakang

Membersihkan organ kewanitaan  yang paling baik  yaitu dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Menurut Aranha banyak perempuan melakukan kesalahan saat membersihkan organ kewanitaan mereka setelah berkemih yaitu mereka sering menyeka dari belakang ke depan, hal ini dapat menyebabkan perpindahan bakteri dari anus ke organ intim.

3. Hindari sabun wangi

Untuk membersihkan organ kewanitaan sebaiknya hindari dengan sabun wangi atau tisu basah yang tinggi alkohol. Hal tersebut dapat membuat Miss V menjadi kering karena kandungan alkohol dan berisiko infeksi. Wewangian yang ada pada tisu dan sabun mandi mengandung bahan kimia yang tidak cocok untuk tingkat kelembaban vagina.

4. Kondom

Mintalah partner Anda memakai kondom saat bercinta. Hal ini dapat membantu menurunkan risiko penularan HIV/AIDS atau infeksi menular seksual (IMS) lainnya.

5. Setelah berenang langsung ganti baju renang

Berenang menurut Aranha memang hal yang menyenangkan untuk para perempuan. Namun sebaiknya setelah selesai berenang, langsung mengganti baju renang dan membersihkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan bakteri di kolam renang.

6. Minum air

Dengan mengonsumsi air yang cukup dapat membantu kebersihan area berkemih dan menjaga kebersihannya.

7. Hindari penggunaan handuk bersama orang lain

Sebaiknya jangan menggunakan handuk bersamaan dengan orang lain. Hal ini dikarenakan mempermudah perpindahan bakteri dari orang yang satu dengan ke yang lainnya.

 


Iklan Cespleng
  • SERVICE FAUZI SERVICE TV Panggilan,Semua merk,Garansi/085647027060(WA) (A00183112017) SERVIS SGALA…
  • TANAH DIJUAL JL TANAH 218m Lok.Kerten PersisBlkg Hotel Sunan.H:087834731556 (A00057122017) 14DR-19Kav,L…
  • RUMAH DIJUAL PALM REGENCY T50/100 Lok blkg hotel Alana,dekat DPRD,Free pagar+water heater,Lantai granit…
  • SERBA-SERBI JL/BL Etalase Ukrn 1m:950Rb;1,5m:1.250Jt;2m:1,5Jt-081393655573 (A00379122017) JL/BL Bekas:…
  • RUMAH DIKONTRAKKAN DISEWA:Melati IIC 2/5 Fajar Ind,150m,2KT,AC,W.Hiter:0811294106 (A00182122017) DiKONTRAKKAN…
Pasang Iklan Anda!

ARTIKEL LAINNYA
Ilustrasi kopi (Pinterest) INFO HIDUP SEHAT : Batasi! 5 Makanan Ini Bikin Halusinasi
Ilustrasi biduran (Youtube) TIPS KESEHATAN : Begini Cara Mengatasi Biduran Tanpa Obat
Ilustrasi membaca di tempat gelap (Bbc.co.uk) INFO HIDUP SEHAT : Baca Buku di Tempat Redup Bikin Mata Tegang
Ilustrasi perut six pack (Fitness Republic) TIPS KESEHATAN : Pengin Punya Perut Six Pack? Perhatikan Hal Ini…
Program Abdi Kesehatan Reproduksi Tukang Becak dan Istri yang diselenggarakan alumni nurse UMY di Alun-alun Utara, Rabu (13/12/2017). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Sering Mangkal di Dekat Lokasi Prostitusi, Ratusan Tukang Becak Diperiksa Kesehatannya