Kota Lama Semarang Dilengkapi Galeri Furniture

Senin, 17/7/2017
JIBI/Solopos/Antara
Suasana kawasan Kota Lama Semarang. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Suasana kawasan Kota Lama Semarang. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Kota Lama Semarang bakal dilengkapi pemkot setempat dengan galeri furniture.

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian sedang menyiapkan sentra mebel di kawasan Kota Lama sehingga kawasan cagar budaya di Kota Semarang itu semakin hidup. “Nanti ada galeri furniture yang akan menjadi sentra furniture [mebel] di Jawa Tengah,” kata Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Kota Semarang, Jumat (14/7/2017).

Rencananya, kata Ita—sapaan akrab Hevearita, galeri mebel itu akan bertempat di Gedung PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang berada di belakang Gereja Blenduk, Semarang. Dari empat gedung milik PT PPI, kata dia, akan dijadikan satu sebagai sentra mebel yang memamerkan berbagai produk tak hanya dari Semarang, tetapi juga Jepara, dan daerah lain di Jateng.

“Yang menangani dari Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) Kemenperin. Ya, nanti ada galeri usaha kecil menengah (UKM) juga, ada galeri furniture sendiri,” katanya.

Selain galeri mebel itu, galeri UKM yang didesain sebagai sentra produk kerajinan dan UKM di Kota Semarang juga disiapkan di kawasan Kota Lama dan sudah siap untuk diluncurkan. Bertempat di gedung milik PT Telkom di kawasan Kota Lama, galeri UKM akan memamerkan berbagai produk UKM khas Semarang yang sudah diseleksi, utamanya dari sisi kualitas dan mutu.

Ita yang juga Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang itu mengatakan penataan kawasan Kota Lama terus dilakukan secara bertahap, termasuk menggiatkan penghijauan. Di beberapa ruas jalan di kawasan Kota Lama, sekarang ini sudah ditanami dengan berbagai pohon berukuran cukup besar untuk penghijauan seiring dengan penyiapan jalur pedestrian.

“Portal-portal beton juga sudah dipasang di sejumlah titik, seperti Jalan Kepodang untuk mencegah kendaraan bermotor lewat. Ya, memang kami lakukan secara bertahap,” katanya. Sembari menunggu kantong-kantong parkir siap, kata Ita, pihaknya akan menyiapkan jalur pedestrian untuk membuat wisatawan lebih nyaman saat mengunjungi kawasan cagar budaya Semarang tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Iklan Cespleng

    Iklan belum ada yang tayang.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/semarang/elements/themes/mobilev3/ads/cespleng-300.php on line 34
Pasang Iklan Anda!

ARTIKEL LAINNYA
Pengunjung Museum Ronggowarsito Semarang mengamati replika fosil tengkorak manusia purba koleksi museum Jawa Tengah itu, Jumat (16/3/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Foto Wisata Edukasi Museum di Semarang
Buruh mengerjakan pembangunan saluran drainase baru di kawasan Kota Lama, Semarang, Jateng, Rabu (21/3/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Foto Kota Lama Semarang Berdrainase Baru
Konservasi arca purbakala koleksi Museum Ronggowarsito, Kota Semarang, Jateng, Jumat (16/3/2018). (JIBI/Solopos/Antara /Aditya Pradana Putra) FOTO CAGAR BUDAYA SEMARANG : Konservasi di Museum Ronggowarsito
Foto dokumentasi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (kanan) memberikan penjelasan kepada petugas galeri saat meninjau Galeri UMKM di kawasan Kota Lama, Semarang, Juli 2017. (JIBI/Solopos/Antara/Zuhdiar Laeis) CAGAR BUDAYA SEMARANG : 4 Blok Kota Lama Jadi Galeri Industri Kreatif
Pengemudi becak motor melintas di depan bangunan cagar budaya di Kota Lama Semarang, Jateng, Senin (29/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) WISATA SEMARANG : Wali Kota Tolak Kisah Misteri di Kota Lama Semarang