Gunung Agung Bali Munculkan Rentetan Gempa Tremor, Tanda Magma Kian Aktif

Kamis, 12/10/2017
Feri Kristianto/JIBI/Bisnis
Siluet Gunung Agung di Bali terlihat dari pinggiran pantai Ampenan, Mataram, NTB, Kamis (21/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Ahmad Subaidi)

Gunung Agung Bali memunculkan rentetan gempa tremor nonharmonic yang menjadi pertanda aliran magma.

Semarangpos.com, DENPASAR — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat munculnya aktivitas gempa tremor nonharmoni akibat aktivitas vulkanik di Gunung Agung.

Berdasarkan pengamatan PVMBG, gempa tremor non harmonik sebanyak 3 kali dengan amplitudo 1.5-4 mm dan berdurasi 80-140 detik. Gempa tersebut muncul saat pemantauan pada pukul 12.00-18.00 Wita.

Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil menjelaskan tremor non-harmoni sering juga disebut spasmodic burst atau spasmodic tremor. Ini adalah rentetan beberapa gempa vulkanik di mana satu gempa muncul sebelum gempa sebelumnya selesai. Secara fisis, hal ini merefleksikan aliran fluida magmatik (gas, cair, atau padat).

“Tidak semua tremor seperti ini diikuti letusan kecuali kalau sudah menerus. Manifestasi permukaan bisa hanya berupa pelepasan gas atau asap ke permukaan,” kata jelasnya, Kamis (12/10/2017).

Selain gempa tremor nonharmoni, tercatat gempa vulkanik dangkal sepanjang 6 jam sebanyak 100 kali, vulkanik dalam 150 kali dan tektonik lokal 14 kali.

PVMBG masih merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya. Zona yang dimaksud ada dalam area kawah Gununh Agung dan di seluruh area radius 9 km dari kawah, ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 12 km.

Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru.


Iklan Cespleng

    Iklan belum ada yang tayang.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/semarang/elements/themes/mobilev3/ads/cespleng-300.php on line 34
Pasang Iklan Anda!

ARTIKEL LAINNYA
Gunung Agung Meletus Lagi, Semburkan Asap Setinggi 2.500 Meter
Warga berkebun dengan latar belakang Gunung Agung menyemburkan asap bercampur abu vulkanis, di Sidemen, Karangasem, Bali, Jumat (8/12/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A.) Pemerintah Cabut Status Tanggap Darurat Gunung Agung
Bikin Vlog di Pantai Kuta, Jokowi Jamin Bali Aman
Wisata di Karangasem Bali Tetap Buka Meski Gunung Agung Meletus
ERUPSI GUNUNG AGUNG : Bandara Bali Ditutup, Pengiriman dan Pembayaran Kerajinan dari Jogja Tersendat