20.000 Scooterist Serbu Waduk Mulur Sukoharjo

Selasa, 13/2/2018
Ilustrasi Vespa 150. (Pinterest.com)

Para penggemar vespa bakal ramaikan Waduk Mulur Sukoharjo.

Semarangpos.com, SUKOHARJO–Sebanyak 20.000 penggemar motor vespa atau skuter bakal memadati wilayah Sukoharjo pada akhir pekan ini. Mereka berdatangan dari berbagai daerah untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Orijingan di Waduk Mulur, Bendosari mulai Sabtu-Minggu (17-18/2/2018).

Orijingan merupakan komunitas vespa yang menggandrungi aksesoris vespa original yang didirikan pada 12 Februari 2013. Komunitas ini menjadi wadah scooterist, para penggemar skuter, di berbagai daerah di Indonesia. Terdapat 65 chapter atau kelompok yang tersebar di Jawa, Bali hingga Papua. Mereka juga kerap melakukan touring di berbagai daerah di Indonesia.  (baca: Bonceng Samping Pakai Vespa, Pasangan Pengantin Ini Viral)

Perayaan HUT ke-5 Orijingan bakal dipusatkan di sekitar Waduk Mulur, Bendosari. Puluhan ribu penyuka vepsa diperkirakan bakal menghadiri acara itu.

“Acara perayaan HUT Orijingan terbuka untuk klub-klub vespa di Indonesia. Kami menargetkan jumlah penggemar vespa yang menghadiri acara perayaan HUT Orijingan sekitar 20.000 orang,” kata Ketua Panitia HUT ke-5 Orijingan, Ari Munir Atmojo, saat jumpa wartawan di Candi Resto, Solo Baru, Grogol, Senin (12/2/2018).

Lelaki yang akrab disapa Munir mengatakan ada beberapa kegiatan yang digelar selama acara perayaan HUT Orijingan seperti minum jamu massal, penanaman 200 bibit pohon serta kerja bakti membersihkan taman makam pahlawan di Polokarto. Hal ini dilakukan untuk mengangkat produk unggulan asal Sukoharjo serta mempertahankan kearifan lokal.

“Para penggemar vespa juga bakal dihibur dengan penampilan kelompok seni reog. Ini juga bagian dari menjaga warisan budaya bangsa,” ujar Munir.

Sementara puncak kegiatan dilaksanakan dengan menggelar fun cross di sekitar Waduk Mulur. Selain itu, ada kontes vespa yang terdiri dari 16 kategori seperti original, modifikasi serta restorasi.

Munir telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

“Tahun lalu, kami menggelar acara serupa di Alun-Alun Kidul, Solo. Kala itu, kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi macet lantaran saking banyaknya penggemar vespa yang berkumpul di lokasi,” papar dia.

Sementara itu, seksi acara HUT ke-5 Orijingan, Sindhu, mengungkapkan telah berkoordinasi dengan sejumlah pentolan komunitas vespa di berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi munculnya vespa sampah di lokasi. Sindhu menegaskan menolak vespa sampah lantaran bisa membahayakan pengguna kendaraan bermotor lainnya.

“Kami juga sudah meminta izin kepada warga setempat selama pelaksaan kegiatan HUT Orijingan,” jelasnya.