PILKADA 2018
Pengin Ketemu Sudirman Said, Pria Ini Bersepeda 200 Km

Selasa, 13/3/2018
Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com
Sudirman Said (kiri) bersama Handoko (kanan). (Instagram-@hendrarprihadi)
Sudirman Said (kiri) bersama Handoko (kanan). (Instagram-@hendrarprihadi)

Pilkada atau lebih tepatnya Pilgub Jateng 2018 diramaikan dengan kisah unik pesepeda yang ingin bertemu Sudirman Said.

Semarangpos.com, SEMARANG – Kisah unik hadir di masa kampenye Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dalam rangkaian pilklada serentak 2018. Handoko, seorang pria asal Kabupaten Jepara, rela bersepeda sekitar 200 km, dari Kabupaten Jepara ke Kabupaten Brebes, hanya demi menemui calon gubernur (cagub) Sudirman Said.

Kisah unik itu pun diceritakan Sudirman Said melalui akun resmi Instagramnya, @sudirmansa1d, Senin (12/3/2017) malam. Berdasarkan keterangan Sudirman Said, Handoko telah bersepeda selama lima hari sebelum akhirnya bertemu dengannya di Kabupaten Brebes.

Cagub yang didampingi calon wakil gubernur (cawagub) Ida Fauziyah di pilkada atau lebih tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu sempat bertanya-tanya dengan kedatangan Handoko. “Pak Handoko bersepeda selama lima hari dari Jepara menuju Brebes sejauh 200 km hanya untuk ketemu dengan saya. Saya tanya mengapa bapak melakukan itu?” tulis pria yang akrab disapa Pak Dirman tersebut.

Sudirman Said juga mengunggah foto dirinya bersama Handoko. Berdasarkan foto yang ia unggah, juga terdapat sepeda tua berbendera merah-putih di bagian belakangnya yang digunakan Handoko.

Sudirman Said menjelaskan Handoko rela bersepeda selama lima hari hanya semata-mata demi bertemu dengannya. “Pak Handoko lalu menyerahkan secarik kertas yang disimpan di saku bajunya selama dalam perjalanan. Pada surat yang ia beri judul ‘Mengejar Asa Sang Onthelist’, ia mengungkapkan keinginannya bertemu dengan saya,” beber Sudirman Said.

Handoko, lanjut Sudirman Said, lantas membeberkan keunggulan Jateng yang dianggap sebagai provinsi yang kaya. Handoko hanya berharap potensi yang ada di Jateng dapat dikelola dengan baik.

Sudirman Said menambahkan tujuan Handoko menemui dirinya juga untuk menyampaikan keinginannya agar Jateng dipimpin seorang yang jujur dan mampu bekerja untuk semua warganya. “Karena itu, dia ingin ada pemimpin yang bersih, yang benar-benar memikirkan dan bekerja untuk seluruh rakyatnya, bukan untuk segelintir golongan,” pungkas mantan menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) yang ingin menjadi gubernur Jateng melalui pilkada atau lebih tepatnya Pilgub Jateng 2018 tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Iklan Cespleng

    Iklan belum ada yang tayang.


    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/dotcom/www/semarang/elements/themes/mobilev3/ads/cespleng-300.php on line 34
Pasang Iklan Anda!

ARTIKEL LAINNYA
Tiyas Nur Haryani (Istimewa) GAGASAN : Komunikasi Politik Generasi Milenial
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jateng Fajar Subhi A.K.A.. (JIBI/Solopos/Antara/I.C.Senjaya) PILKADA 2018 : Bawaslu Ungkap 826.000 Calon Pemilih Belum Ber-KTP
Ilustrasi penertiban baliho alat peraga kampanye peserta pemilihan umum kepala daerah (pilkada). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho) PILKADA 2018 : Sebulan Awasi Kampanye, Panwaslu Kota Semarang Temukan Sejumlah Pelanggaran
Ilustrasi wisuda mahasiswa (mahasiswastan.com) KISAH UNIK : Salut! Perempuan Tertua 88 Tahun Raih Gelar Doktor
Ilustrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018. (JIBI/Semarangpos.com/Dok.) PILGUB JATENG 2018 : Kaum Difabel Menolak Didampingi Saat Mencoblos di TPS, Ini Alasannya